Selasa , 25 April 2017, 16:00 WIB
Musik dalam Peradaban Islam

Peradaban Islam Beri Ciri Khas Seni Budaya Amerika

Red: Agung Sasongko
Aksitarih.com
Islam pernah memimpin peradaban dunia.
Islam pernah memimpin peradaban dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bukti keterkaitan seni musik Islam dan musik blues juga dibeberkan oleh jurnalis sekaligus peneliti budaya Islam, Jonathan Curiel. Dalam tulisannya bertajuk Muslim Roots, US Blues, dia menyatakan, publik Amerika perlu berterima kasih kepada umat Islam dari Afrika Barat yang tinggal di Amerika. Sebab, mereka ikut memberikan warna dan ciri khas pada seni budaya bangsa Amerika.

Dalam risetnya, Curiel menemukan keterkaitan lahirnya blues di tanah Amerika dengan Muslim Afrika Barat terjadi pada sekitar tahun 1600 hingga pertengahan 1800 M. Saat itu banyak penduduk kulit hitam dari Afrika Barat yang dibawa paksa ke Amerika dan dijadikan budak.

Menurut para sejarawan, sekitar 30 persen budak dari Afrika Barat yang dipekerjakan secara paksa di Amerika itu adalah Muslim. “Meski oleh tuannya dipaksa untuk meng anut Kristen, namun banyak budak dari Afrika itu tetap menjalankan agama Islam serta kebudayaan asalnya,” jelas Curiel. 

Salah satu keteguhan iman mereka terlihat saat mereka tetap melantunkan ayat-ayat Alquran setiap hari. Penggalan sejarah juga mencatat, para pelaut Muslim dari Afrika Barat adalah yang pertama kali menemukan Benua Amerika sebelum Columbus.

Penulis buku American Muslim History: A Chronological Observation, Fareed H Numan, meyakini hal itu. Tak perlu diragu kan lagi, katanya, secara historis kaum Muslimin telah memberi pengaruh dalam evolusi masyarakat Amerika beberapa abad sebelum Christopher Columbus datang.

Disarikan dari Pusat Data Republika