Mudahkan Pengawasan, Dinkes Malut Bagi Dua Katagori Risti
Senin , 22 Apr 2019, 19:13 WIB

Google
Tenda jamaah haji di Mina (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah memetakan jamaah haji katagori resiko tinggi (risti). Ada sekitar 42,4 persen jamaah risti dari total 1.080 orang jamaah haji pada tahun ini.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Provinsi Malut dr Idhar Sidi. Menurut dia, pihaknya telah membagi dua katagori jamaah risti. Tujuannya, untuk memudah pengawasan yang dilakukan para petugas, baik ketika mereka berada di Tanah Air maupun Tanah Suci.  "Yang berdasarkan umur, 23,8 persen dan berdasarkan penyakit 18,6 persen dari jumlah jamah, 1.080," kata dr Idhar Sidi, Senin (22/4).

Idhar menuturkan, pada tahun ini Dinkes Maluku Utara memiliki sebanyak empat orang petugas TKHI yang berada di bawah koordinasi Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sementara , untuk TKHD, provinsi tersebut memiliki sebanyak tujuh orang petugas yang direkrut oleh pemerintah daerah setempat.

Saat ini, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Maluku Utara sedang berupaya menambah petugas TKHD. Hal itu sehubungan dengan adanya penambahan kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia.

Pemprov Malut diprediksi untuk menambah lima kuota TKHD, dengan formasi masing-masing satu orang untuk tenaga kesehatan, tenaga pelayanan umum, tenaga pembimbing haji, amirul haj daerah, dan tenaga pengawas.

Redaktur : Hasanul Rizqa
Reporter : Ali Yusuf

BERITA LAINNYA