Mataram Prioritaskan 28 Kuota Haji Tambahan untuk Lansia
Jumat , 10 May 2019, 20:44 WIB

dok. Mandiri Syariah
Nasabah Mandiri Syariah melakukan pelunasan BPIH di kantor cabang.

IHRAM.CO.ID, MATARAM— Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, dalam waktu dekat ini akan mendapat tambahan kuota haji sebanyak 28 orang dari total sekitar 300 tambahan haji untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat musim haji 2019.

Baca Juga:

"Insya Allah dalam waktu dekat, kita akan mendapatkan kuota tambahan jamaah calon haji sekitar 28 orang," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram H Burhanul Islam di Mataram, Jumat (10/5).

Dia mengatakan, untuk kuota tambahan tersebut telah dilakukan input data ke sistem dengan memprioritaskan jamaah calon haji lanjut usia (lansia), namun sampai saat ini nama-nama yang terakomodasi belum keluar.

Dengan belum ke luarnya nama-nama jamaah calon haji untuk kuota tambahan itu, pihaknya juga belum berani menyebut secara resmi nomor porsi berapa yang akan terakomodasi dari data yang sudah diinput.

Nama dan nomor porsi jamaah yang akan terakomodasi dalam kuota tambahan kemungkinan akan turun setelah proses pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap kedua selesai. "Dengan adanya kuota tambahan itu, kemungkinan akan ada pelunasan BPIH tahap ketiga," ujarnya.

Dia mengatakan, proses pelunasan BPIH tahap kedua jatuh hari ini (Jumat 10/5), pada pukul 17.00 WITA di masing-masing bank penerima setoran haji. Karenanya, untuk saat ini Kemenag belum dapat memastikan berapa yang sudah melunasi ditahap kedua. "Kita bisa menyebut angka pastinya setelah pukul 17.00 WITA nanti sore,"ujarnya.

Menurutnya, jumlah calon haji yang mendapatkan kesempatan pelunasan tahap sebanyak 28 orang terdiri atas tiga orang gagal sistem karena sudah berhaji, dan sisanya ada yang tunda melunasi ditahap pertama karena alasan ekonomi dan kesehatan.

Apabila, hingga pukul 17.00 WITA, masih ada dari 28 orang calon haji tersebut yang tidak melunasi, maka secara otomatis dianggap mengundurkan diri.

Dengan demikian, kuota tersebut akan menjadi kuota untuk jamaah yang masuk daftar cadangan sebanyak 31 orang, begitu juga apabila ada tambahan secara nasional yang tidak terisi.

"Informasinya secara nasional ada sekitar 2.158 kuota belum terisi. Jumlah itu nantinya akan dibagi ke semua daerah se-Indonesia dan menjadi jatah jamaah yang masuk daftar cadangan," ujarnya.

Menyinggung tentang paspor jamaah, Burhanul menyebutkan, sampai hari ini paspor jamaah haji sudah selesai sekitar 95 persen dari total kuota haji tahun ini 740 orang.

"Sisanya masih dalam proses, karena ada jamaah yang melakukan perpanjangan dan ada juga yang buat baru," kata Burhanul.

 

 

 

 

 

 

Redaktur : Nashih Nashrullah
Sumber : Antara

BERITA LAINNYA