Bandara Kertajati akan Layani Penerbangan Umrah
Kamis , 09 May 2019, 19:42 WIB

Republika/Rahayu Subekti
Suasana Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat yang masih sepi setelah enam bulan beroperasi. Padahal fasilitas dan bangunan yang dibuat sudah bertaraf internasional seperti Terminal 3 Bandara Soetta.

IHRAM.CO.ID, KERTAJATI -- Direktur PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Muhamad Singgih mengatakan layanan penerbangan umrah dari Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka, akan direalisasikan mulai September 2019.

Baca Juga:

"Per 20 Juni 2019 selesai sertifikasi runway dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter sehingga bisa penerbangan direct dari Kertajati ke Madinah. Insya Allah, September nanti bisa direct penerbangan umrah dari sini," kata Singgih pada acara Pembinaan dan Pengawasan Travel Umrah dalam Rangka Penerbangan Umrah dari Bandara Kertajati, di Bandung, Kamis (9/5).

Menurut dia, proses sertifikasi tersebut hingga saat ini masih diproses di Kementerian Perhubungan. Hingga saat ini secara umum tidak ada masalah dalam proses sertifikasi tersebut.

Singgih mengatakan pihaknya telah menyiapkan lounge umrah di lantai tiga Bandara Kertajati dan cadangan berada di lantai dua.

"Di lantai dua bandara, itu letaknya sebelah kiri. Di lantai tiga itu yang utama. Lounge umrah ini bisa menampung 300 pax dan di sana dilengkapi oleh sembilan mushala," kata dia.

Menurut dia, dalam acara tersebut ada 60 biro travel umrah dari berbagai daerah termasuk Jawa Tengah yang siap menyukseskan pelaksanaan layanan umrah dari Bandara Kertajati.

"Jadi,kalau pun mengejar waktu satu kali penerbangan umrah dari Bandara Kertajati, kami kira itu bisa-bisa saja," kata dia.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi dan Silaturahmi Pengelola Travel Haji dan Umrah (FKS Patuh) Wawan Ridwan M menambahkan pihaknya siap mendukung rencana penerbangan umrah dari Bandara Kertajati.

"Kami dari FKS Patuh siap mengaktifkan umrah dari Bandara Kertajati, tapi harus ada tindak lanjutnya terkait rekomendasi dari kami seperti tiket yang kompetitif dan tidak ada beban transit," kata dia.

Wawan mengatakan potensi umrah di Provinsi Jawa Barat sangat besar yakni sekitar 200 ribu jamaah per tahun dan jumlah ini diprediksi meningkat.

Redaktur : Nur Aini
Sumber : Antara

BERITA LAINNYA